Inspiratif! Tatok Hardiyanto, Veteran 61 Tahun Terus Ukir Prestasi di ASEAN Para Games
Nakhon Ratchasima – Semangat juang tak lekang oleh usia ditunjukkan oleh atlet para tenis meja Indonesia, Tatok Hardiyanto. Di usianya yang menginjak 61 tahun, Tatok kembali berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Merah Putih, kali ini berupa perunggu di nomor tunggal TT5 (kursi roda) dalam ajang ASEAN Para Games (APG) Thailand 2025. Konsistensi Tatok ini menjadi sorotan, mengingat ia telah berkali-kali mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga disabilitas regional, membuktikan bahwa usia hanyalah angka bagi seorang juara.
Meskipun harus puas dengan perunggu setelah takluk 0-3 dari wakil tuan rumah Thailand di babak semifinal, Tatok Hardiyanto menyatakan rasa syukurnya. "Medali perunggu ini patut disyukuri, meskipun biasanya saya berhasil menyabet emas," ujarnya. Kekalahan tersebut menjadi pengalaman berharga baginya, mengingat ini adalah kali pertama ia gagal menembus partai puncak di klasifikasi tersebut. Ayah tiga anak ini menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkontribusi bagi Tanah Air. Ia bertekad untuk berlatih lebih keras lagi, terutama dengan munculnya bibit-bibit muda berkualitas dari negara lain. Tatok juga optimistis menatap nomor ganda putra MD8, di mana ia akan berpasangan dengan Sefrianto, menargetkan mampu menundukkan pasangan tuan rumah.
Kiprah Tatok Hardiyanto memang patut diacungi jempol. Pada dua edisi APG sebelumnya, yaitu di Solo 2022 dan Kamboja 2023, ia sukses membawa pulang tiga medali emas dan satu perak dari berbagai nomor. Konsistensinya dalam meraih medali di usia senja mengirimkan pesan kuat tentang determinasi dan pantang menyerah. Prestasinya tidak hanya menambah pundi-pundi medali Indonesia, tetapi juga menginspirasi banyak pihak, membuktikan bahwa semangat juang dan dedikasi mampu melampaui batasan usia dan fisik. Semangat Tatok diharapkan menjadi pemicu bagi generasi muda atlet para Indonesia untuk terus berprestasi dan melanjutkan jejak para seniornya dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.