Minyakita Dijamin Stabil Jelang Ramadan! Bulog Madiun Banjiri Pasar dengan Ratusan Ribu Liter Langsung ke Pedagang

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Jawa Timur, bergerak cepat menyalurkan 482 ribu liter Minyakita langsung ke tangan pedagang dan pengecer. Langkah strategis ini diambil untuk memangkas mata rantai distribusi yang panjang, sekaligus memastikan harga minyak goreng bersubsidi tetap stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Inisiatif ini krusial untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Penyaluran mencakup pasar-pasar tradisional di tiga wilayah kerja Bulog Madiun, meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa proses distribusi telah dimulai. Hingga saat ini, sekitar 12 ribu liter Minyakita telah didistribusikan di seluruh wilayah kerja Bulog Madiun, dengan 7 ribu liter di antaranya khusus untuk Kota Madiun. Bulog menetapkan harga jual Minyakita kepada pedagang sebesar Rp14.500 per liter, dengan ketentuan ketat agar pedagang tidak menjual lebih dari HET Rp15.700 per liter kepada konsumen. "Tujuan utama adalah menjaga stabilitas harga dan pasokan, utamanya menjelang Ramadhan 1447 H," ujar Agung, seraya menekankan pentingnya edukasi kepada para pedagang untuk mematuhi HET. Pedagang yang ingin mendapatkan pasokan wajib memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk menyertakan NPWB, NIB, menandatangani pakta integritas, serta mengisi aplikasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah). Penyaluran total 482 ribu liter ini ditargetkan rampung pada Februari 2026, sebagai antisipasi terhadap potensi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri.

Upaya Bulog Madiun ini selaras dengan langkah pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan yang gencar memastikan harga Minyakita dapat terkendali dan bahkan turun sebelum Ramadan tiba. Distribusi langsung ini diharapkan tidak hanya menstabilkan harga di tingkat konsumen, tetapi juga menjamin ketersediaan pasokan minyak goreng di pasar, terutama di tengah potensi peningkatan kebutuhan jelang hari besar keagamaan. Skema serupa juga diterapkan di berbagai daerah lain, seperti Bulog Magelang yang juga menyalurkan ratusan ribu liter Minyakita, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat di seluruh penjuru negeri.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.