Banjir Situbondo Rusak Puluhan Sekolah dan Renggut Nyawa: Dampak Dahsyat Landa Lima Kecamatan!

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Banjir bandang dahsyat menerjang lima kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu malam (21/1) lalu, tidak hanya merendam ribuan rumah, tetapi juga melumpuhkan aktivitas pendidikan di sedikitnya 21 sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, mengungkapkan dua sekolah terdampak paling parah adalah SDN 1 Kalianget dan SMPN 1 Banyuglugur. "Kedua sekolah ini berdampingan, tembok pagar belakang ambruk dan material banjir seperti lumpur serta sampah masuk ke dalam ruang belajar," ujar Sopan Efendi di Situbondo.

Akibat dampak bencana ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) di puluhan sekolah tersebut terpaksa diliburkan sejak Kamis (22/1) hingga pembersihan material banjir selesai. Para guru bersama warga bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan sampah, bahkan bantuan dari pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan di sekolah yang paling parah. Di luar sektor pendidikan, kerugian dan dampak kemanusiaan meluas; total 6.328 rumah warga di berbagai desa terdampak banjir. Tragedi juga menyelimuti Desa Lubawang, di mana seorang bapak dan anaknya dilaporkan tewas tersengat listrik akibat genangan air. Selain itu, banjir material batu dan lumpur dilaporkan melumpuhkan jalur Pantura Situbondo, memutus akses transportasi vital bagi masyarakat.

Luapan sejumlah sungai seperti Sungai Lubawang akibat hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama bencana ini, merendam ribuan rumah di sejumlah desa mulai dari Lubawang, Kalianget, Pesisir, Kalimas, Demung, Besuki, Mlandingan Wetan, Selomukti, hingga Kendit. Skala bencana ini menunjukkan betapa signifikan dampak yang dirasakan oleh Situbondo. Sopan Efendi menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk pendataan komprehensif dan penanganan lebih lanjut, mengisyaratkan upaya pemulihan akan membutuhkan waktu serta kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.