Ancaman Inflasi Mengintai RI: Dampak Jangka Panjang Kebakaran Depot Minyak Rusia Diprediksi Ekonom
Kebakaran depot minyak di Rusia akibat serangan drone Ukraina baru-baru ini menyalakan alarm kekhawatiran bagi perekonomian global, tak terkecuali Indonesia. Meski efeknya tidak langsung, ekonom memprediksi risiko inflasi dan kenaikan harga akan membayangi dalam jangka panjang, menuntut pemerintah menyiapkan mitigasi kebijakan yang cermat.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menjelaskan bahwa sebagai negara net importir minyak, lonjakan harga energi global akan langsung membebani biaya impor Indonesia. Kenaikan ini berpotensi merambat ke ongkos transportasi, logistik, hingga harga barang di pasaran, yang pada akhirnya menekan inflasi dan daya beli masyarakat. Menurut Yusuf, meskipun pasokan fisik minyak dunia tidak langsung terpotong signifikan akibat insiden ini, pasar energi sangat sensitif terhadap gangguan di negara produsen seperti Rusia. Kondisi geopolitik yang memanas memicu investor meminta premi lebih tinggi, membuat harga minyak dunia cenderung lebih mudah terdorong naik dan menjadi volatil.
Apabila pemerintah memilih untuk menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri, tekanan akan beralih ke beban fiskal melalui subsidi. Oleh karena itu, jika konflik dan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia berlanjut, risiko terhadap ekonomi domestik Indonesia diperkirakan akan semakin terasa. Dinamika ini juga mencerminkan betapa krusialnya peran Rusia dalam pasokan energi dunia, terbukti dari keputusan Amerika Serikat yang masih memperpanjang pembebasan sanksi proyek LNG Rusia demi menjaga stabilitas pasokan ke negara sekutunya seperti Jepang. Situasi kompleks ini menuntut Indonesia untuk terus memantau dan mengantisipasi gejolak pasar energi global agar tidak merugikan stabilitas ekonomi domestik.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.