Jakarta Terendam! Jalan DI Panjaitan Lumpuh 50 Cm, Belasan RT di Jaktim-Jakbar Terkepung Banjir
Jakarta kembali dikepung banjir menyusul hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Rabu (28/1) malam hingga Kamis pagi. Salah satu ruas jalan utama, Jalan DI Panjaitan di Jatinegara, Jakarta Timur, terendam air setinggi sekitar 50 sentimeter, atau setara betis orang dewasa, mengakibatkan kelumpuhan lalu lintas di kawasan tersebut sejak Kamis pagi.
Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Agus, mengonfirmasi bahwa genangan air di lokasi tersebut mencapai sekitar 50 sentimeter, setara dengan ketinggian betis orang dewasa. Agus menjelaskan, banjir ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta secara intensif sejak Rabu malam hingga Kamis pagi. Kondisi diperparah oleh sistem drainase di lokasi yang tidak beroperasi secara maksimal, sehingga tak mampu menampung volume air yang melimpah.
Dampak langsung dari genangan ini adalah terganggunya aktivitas warga, terutama pada jam sibuk masuk kerja. Lalu lintas di Jalan DI Panjaitan menjadi padat merayap. Ia menambahkan, kondisi ini menyebabkan lalu lintas padat merayap, terutama karena bertepatan dengan jam sibuk kerja, di mana banyak pengendara tetap nekat melintas meski harus ekstra hati-hati. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melaju sangat pelan, meningkatkan risiko mogok bagi sepeda motor dan potensi kecelakaan.
Menyikapi kondisi tersebut, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah diterjunkan ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan membantu kelancaran arus kendaraan. Petugas juga mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati, khususnya pengendara sepeda motor. Agus menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan banjir dan siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan. Para pengendara juga disarankan mencari jalur alternatif jika genangan air tak kunjung surut. Hingga saat ini, air masih menggenangi beberapa titik di Jalan DI Panjaitan dan petugas tetap bersiaga di lapangan.
Banjir tidak hanya melanda Jalan DI Panjaitan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, sebanyak 17 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur dan Jakarta Barat juga terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyerukan agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan yang bisa terjadi.
Menurut Yohan, banjir yang merendam permukiman di kedua wilayah ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (28/1), memicu kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Waspada atau Siaga 3. Selanjutnya, beberapa pos pantau juga menunjukkan peningkatan debit air, yang menyebabkan meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan, berujung pada terendamnya 17 RT. Yohan menegaskan, penyebab utama banjir ini adalah curah hujan yang tinggi serta luapan air dari Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan. Ketinggian air di permukiman Jakarta Timur dilaporkan mencapai 1,3 hingga 1,5 meter, sementara di Jakarta Barat rata-rata 30 sentimeter.
Secara ringkas, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Rabu malam hingga Kamis pagi menyebabkan banjir meluas, menenggelamkan Jalan DI Panjaitan hingga 50 sentimeter dan merendam 17 rukun tetangga di Jakarta Timur serta Jakarta Barat dengan ketinggian air yang bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Kondisi ini diperparah oleh drainase yang tidak optimal serta luapan Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan setelah Bendung Katulampa berstatus Waspada. Banjir ini secara signifikan mengganggu mobilitas warga, terutama pada jam sibuk pagi hari, memicu kemacetan parah dan risiko kecelakaan atau kendaraan mogok bagi para komuter. Dampaknya sangat besar terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, menunjukkan kembali kerentanan Jakarta terhadap musim hujan dan perlunya perbaikan infrastruktur pengendali banjir serta sistem peringatan dini yang lebih efektif demi menjaga keselamatan dan produktivitas kota.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.