Seorang pria berinisial AR (51) ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya saat terjebak kemacetan di jalan layang (flyover) Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis siang. Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia karena sakit, setelah tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan sejumlah obat-obatan di bagian dashboard mobil korban. Menurut Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, obat-obatan yang ditemukan meliputi minyak angin, instro, dan inhaler obat asma.
"Diidentifikasi oleh Polres Jakbar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jadi dugaannya meninggal karena sakit," ujar AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Meski demikian, penyebab pasti kematian AR masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. "Jadi kita belum tahu (penyebab pastinya). Kalau mau tahu kan melalui proses pemeriksaan di rumah sakit. Kita sudah serahkan ke RSCM, nanti mungkin menunggu hasil," jelas Alex.
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, mobil yang dikendarai AR tiba-tiba berhenti di tengah kepadatan lalu lintas di flyover tersebut. Seorang saksi dari bengkel mobil yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sempat melihat mobil korban mogok. Saksi tersebut kemudian melaporkan insiden ini kepada anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) yang bertugas.
Petugas Satlantas segera mendatangi lokasi dan berupaya memeriksa mobil AR yang diketahui beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara itu. Anggota Lantas sempat berusaha mendorong mobil tersebut. Namun, mereka menemukan rem tangan mobil dalam kondisi terpasang. Ketika mencoba mengetuk kaca mobil, tidak ada respons dari dalam.
Melihat situasi yang tidak biasa, petugas berinisiatif membuka pintu mobil. Di sinilah mereka menemukan AR sudah tertunduk lesu di balik kemudi. "Terus pas dicek denyut nadinya korban ini sudah tidak berdetak," pungkas Alex, menggambarkan detik-detik penemuan korban.
Sumber:
Baca Selengkapnya