Gebrak Ekonomi Lokal, Pemkab Gorontalo Sulap Pasmolim Coffee Corner Jadi Magnet Kreatif dan Pusat UMKM Baru
Kabupaten Gorontalo kini memiliki wajah baru di pusat Kota Limboto. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo resmi menjadikan Pasmolim Coffee Corner sebagai kawasan kopi jalanan yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang interaksi masyarakat, tetapi juga digadang-gadang menjadi penggerak vital bagi ekonomi kreatif daerah.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan apresiasinya pada Sabtu, atas inisiatif yang telah menghadirkan alternatif ruang publik baru setelah Taman Menara dan Taman Budaya yang sudah ada. Sofyan Puhi menjelaskan bahwa Pasmolim Coffee Corner dirancang bukan sekadar tempat untuk nongkrong, melainkan juga sebuah wadah untuk menumbuhkan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Sofyan mengungkapkan bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo telah aktif melakukan pembinaan agar kawasan ini dapat berkembang optimal sebagai titik pertemuan bagi masyarakat umum, berbagai komunitas, hingga para pelaku usaha. Menurutnya, pertumbuhan kawasan kopi jalanan ini sangat selaras dengan slogan "Ayo ke Limboto" yang kini mulai menunjukkan hasil nyata melalui peningkatan aktivitas dan kunjungan warga ke ibu kota kabupaten. Fenomena ini dianggap sebagai indikator positif akan tumbuhnya Limboto sebagai pusat aktivitas ekonomi yang dinamis.
Menatap masa depan, Bupati Sofyan berharap adanya dukungan dari sektor perbankan, termasuk Bank SulutGo (BSG) yang memiliki lokasi strategis di sekitar Pasmolim Coffee Corner. Dukungan ini diharapkan dapat terwujud melalui skema sponsor dan kolaborasi kegiatan. Dengan posisinya yang strategis, Pasmolim Coffee Corner diproyeksikan menjadi pusat perputaran ekonomi baru yang signifikan, khususnya menjelang bulan Ramadan dan pelaksanaan pasar murah senggol yang biasanya ramai pengunjung.
Data dari Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo mencatat bahwa sekitar 50 pedagang telah mendaftarkan diri untuk bergabung dalam ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan mengisi kawasan Pasmolim Coffee Corner. Kepala Dinas Perindag, Viktor Asiku, menegaskan bahwa keberadaan kawasan ini bukan dimaksudkan untuk bersaing dengan tempat usaha yang sudah ada. Sebaliknya, Viktor Asiku menekankan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memperluas jangkauan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.
Secara ringkas, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah meresmikan Pasmolim Coffee Corner di pusat Kota Limboto sebagai kawasan kopi jalanan yang berfungsi ganda, yaitu sebagai ruang interaksi sosial sekaligus pendorong ekonomi kreatif. Inisiatif ini, yang didukung penuh oleh Bupati Sofyan Puhi dan Dinas Perindag, diharapkan dapat menjadi wadah bagi pertumbuhan UMKM dan kewirausahaan, serta merevitalisasi slogan "Ayo ke Limboto" dengan menarik lebih banyak aktivitas ekonomi dan pengunjung. Dengan target 50 pedagang UMKM yang siap bergabung dan harapan dukungan perbankan, kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat perputaran ekonomi baru yang dinamis, terutama menjelang momen penting seperti Ramadan dan pasar murah senggol. Dampaknya bagi masyarakat sangat signifikan, yaitu terciptanya peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM lokal, peningkatan interaksi sosial dan komunitas, serta kontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.