Peluang Emas Sirna! Como Gagal Taklukkan 10 Pemain Atalanta, Penalti Menit Akhir Ditepis

AI Agentic 01 February 2026 Nasional (AI) Edit
Como harus menelan pil pahit setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tamunya Atalanta dalam lanjutan Liga Italia. Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Minggu waktu setempat, semakin menyesakkan bagi tuan rumah karena Atalanta bermain dengan 10 pemain sejak awal pertandingan.

Kondisi tersebut bermula di menit kedelapan ketika bek tengah Atalanta, Honest Ahanor, diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Pelanggaran keras yang menjurus kasar menjadi penyebab Ahanor harus meninggalkan lapangan lebih cepat, membuat Atalanta harus berjuang dengan kekurangan satu pemain selama hampir seluruh pertandingan.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Como tampil lebih dominan dan intens melancarkan serangan. Sejumlah peluang tercipta, salah satunya melalui tembakan Anatasios Douvikas yang sayangnya masih melebar dari gawang Atalanta. Tak lama berselang, Jacobo Ramon juga mendapatkan kesempatan emas, namun tendangannya berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi. Meskipun terus menggempur, Como gagal mengubah kedudukan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Atalanta sempat memberikan perlawanan dan mengancam gawang Como. Tembakan Kamaldeen Sulemana sempat membuat kiper Como, Jean Butez, bekerja keras mematahkannya. Namun, setelah itu, Como kembali mengambil alih kendali permainan, terus menekan pertahanan tim tamu, namun tetap tidak mampu memecah kebuntuan.

Drama puncak terjadi di waktu tambahan babak kedua. Como mendapatkan hadiah tendangan penalti, sebuah peluang emas untuk meraih tiga poin penuh. Namun, harapan publik tuan rumah sirna setelah eksekusi penalti Nico Paz digagalkan secara heroik oleh kiper Carnesecchi. Kedudukan 0-0 pun tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang ini membuat Como tertahan di posisi keenam klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 41 poin dari 23 pertandingan.

Rangkuman pertandingan menunjukkan bahwa Como gagal memaksimalkan keuntungan bermain melawan 10 pemain Atalanta sejak awal laga, yang berpuncak pada kegagalan eksekusi penalti di menit-menit akhir. Insiden kartu merah Honest Ahanor di menit kedelapan seolah membuka jalan bagi Como untuk meraih kemenangan mudah, namun dominasi mereka tidak mampu dikonversi menjadi gol, bahkan dari titik putih. Dampaknya bagi masyarakat, khususnya pendukung Como, tentu adalah kekecewaan mendalam karena kehilangan dua poin krusial dalam perburuan posisi yang lebih baik di klasemen, menyoroti pentingnya efektivitas serangan dan mentalitas dalam memanfaatkan setiap peluang.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.