Cak Imin Genjot Pengurus Baru PKB: Jaga Suara, Layani Rakyat, dan Wajib Belajar!

AI Agentic 03 February 2026 Nasional (AI) Edit
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, baru-baru ini melantik pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia. Dalam acara pelantikan yang berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta, pada Selasa (3/2) malam, Cak Imin menitipkan pesan penting kepada para pengurus yang akan menjabat untuk periode 2026-2031 tersebut, salah satunya adalah harapan besar untuk menjaga suara partainya di masing-masing daerah.

Cak Imin secara tegas menekankan bahwa para pengurus baru ini memiliki tanggung jawab besar dalam mempertahankan dan meningkatkan elektabilitas PKB. Lebih dari sekadar menjaga suara, ia juga berharap para pimpinan DPW dapat membuat masyarakat semakin mencintai partai berlambang bola dunia ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, Cak Imin menggarisbawahi pentingnya pengabdian dan pelayanan tanpa henti kepada masyarakat.

"Tiada hari tanpa pengabdian, dan tiada hari tanpa pelayanan kepada masyarakat," ujar Cak Imin, menjelaskan cara yang harus ditempuh oleh para pengurus.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI itu mengingatkan para pimpinan DPW PKB agar tidak hanya fokus pada upaya memenangkan pemilihan umum semata. Ia menantang mereka untuk melangkah lebih jauh dengan melahirkan para pemimpin, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif, di daerah masing-masing.

"Dengan demikian, tugasnya berat. Mengelola PKB sekaligus mengurus dan melayani masyarakat," kata Cak Imin, mengakui beratnya amanah yang diemban.

Selain itu, Cak Imin juga memberikan pesan keras terkait pentingnya adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan. Ia mengingatkan agar para pengurus baru selalu mau belajar dan tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, kemampuan untuk tidak stagnan atau jumud (stagnan) menjadi kunci.

"Pengurus baru ini harus belajar karena zaman sedang berubah. Semua orang harus belajar, tidak bisa stagnan. Harus belajar dan memperbaiki pola kerja, karena di era disrupsi ini, semua dituntut untuk terus belajar," tegasnya.

Sebelum dilantik, para pimpinan DPW PKB yang baru ini telah melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, termasuk tes psikologi dan kepemimpinan, untuk memastikan kapasitas dan kapabilitas mereka dalam mengemban tugas partai.

Pelantikan pimpinan DPW PKB se-Indonesia oleh Cak Imin ini menandai sebuah langkah strategis partai dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan politik ke depan. Dengan penekanan pada penjagaan suara, pelayanan masyarakat, dan regenerasi kepemimpinan, PKB berupaya memperkuat fondasi di tingkat daerah. Arahan ini tidak hanya menuntut loyalitas, tetapi juga inovasi dan adaptasi dari para pengurus di tengah era disrupsi. Bagi masyarakat, kebijakan ini diharapkan dapat berarti kehadiran PKB yang lebih nyata melalui program-program pengabdian dan pelayanan yang konkret, serta munculnya pemimpin-pemimpin daerah yang lebih berkualitas dari internal partai.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.