Jokowi Sang "Messi Politik" yang Memburu "Piala Dunia" Terakhir untuk Sempurnakan Warisan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut ibarat Lionel Messi di dunia sepak bola, seorang sosok besar yang telah meraih hampir semua gelar prestisius, namun masih menyisakan satu ambisi untuk melengkapi warisan kariernya. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andi Saiful Haq, melontarkan analogi menarik ini di Jakarta pada Rabu, menggambarkan perjalanan politik Jokowi yang nyaris paripurna.
Pernyataan Saiful Haq ini muncul setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, di mana Presiden Jokowi secara eksplisit menyatakan dukungannya untuk memenangkan PSI pada Pemilu 2029 mendatang. Meski belum secara resmi terdaftar sebagai kader, sikap politik Jokowi ini ditafsirkan sebagai langkah strategis untuk menyempurnakan jejak rekamnya.
Andi Saiful Haq menjelaskan, analogi tersebut merujuk pada karier cemerlang Lionel Messi yang telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi di level klub dan individu, termasuk 10 gelar La Liga, tujuh Copa Del Rey, empat Liga Champions, serta Ballon d’Or dan Sepatu Emas Eropa. Namun, untuk benar-benar sempurna, Messi membutuhkan Piala Dunia bersama Argentina, yang akhirnya terwujud pada tahun 2022.
Menurut Saiful, rekam jejak politik Jokowi juga sangat impresif di jalur eksekutif. Presiden ketujuh Indonesia ini berhasil memenangkan Pilkada Wali Kota Solo dua kali dengan perolehan suara fantastis, memenangkan Pilkada Gubernur DKI Jakarta, dan dua kali berturut-turut meraih kursi Presiden Republik Indonesia. Bahkan, pengaruhnya disebut-sebut menjadi faktor penentu kemenangan pasangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu sebelumnya. Jarang sekali politisi nasional memiliki karier segemilang Jokowi, dengan tingkat penerimaan publik yang masih tinggi bahkan setelah tidak menjabat.
Meski demikian, Saiful Haq menilai ada satu pencapaian politik yang belum diraih Jokowi, yaitu kemenangan telak dalam pemilu legislatif yang bisa sepenuhnya dikaitkan dengan kontribusinya. Inilah yang diibaratkan sebagai "Piala Dunia" bagi Jokowi. Ia melanjutkan, meskipun Jokowi pernah memenangkan pemilu legislatif bersama PDI Perjuangan (PDIP), kemenangan tersebut tidak pernah sepenuhnya diakui sebagai buah dari kontribusi mantan Wali Kota Solo itu, kendati berbagai survei menunjukkan pengaruh signifikan Jokowi.
Oleh karena itu, Saiful Haq menilai wajar jika Jokowi kini berupaya keras membawa PSI ke Senayan. Bagi Presiden, ini adalah upaya untuk mencapai puncak karier politik yang sempurna, sama halnya dengan ambisi Messi meraih trofi Piala Dunia di penghujung kariernya.
Secara ringkas, Wakil Sekretaris Jenderal PSI Andi Saiful Haq menggambarkan Presiden Joko Widodo sebagai "Messi politik" yang telah menorehkan hampir seluruh prestasi di jalur eksekutif, dari Wali Kota Solo hingga dua periode Presiden, namun kini berambisi melengkapi warisannya dengan kemenangan signifikan di pemilu legislatif melalui PSI pada 2029. Analogi ini menekankan bahwa meski Jokowi pernah bersama PDIP, kemenangan legislatif partai tersebut tidak sepenuhnya dianggap sebagai kontribusinya, sehingga ia kini mencari "Piala Dunia" politiknya dengan membesarkan PSI. Implikasi dari deklarasi dan dukungan Jokowi terhadap PSI ini berpotensi mengubah lanskap politik nasional secara signifikan. Dengan dukungan aktif dari seorang presiden yang masih memiliki tingkat penerimaan publik tinggi, PSI memiliki peluang besar untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi di parlemen. Hal ini dapat menciptakan kekuatan politik baru di parlemen, berpotensi mengubah keseimbangan koalisi dan oposisi, serta memberikan pengaruh besar pada arah kebijakan dan dinamika politik pasca-kepemimpinan Jokowi. Bagi masyarakat, pergerakan ini bisa berarti munculnya alternatif partai politik yang lebih kuat atau justru konsolidasi kekuasaan di lingkaran tertentu, yang dampaknya akan terasa pada stabilitas politik dan representasi suara di masa mendatang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.