Dekranasda Jawa Barat Patok Target Fantastis Rp25 Miliar di INACRAFT 2026, Siap Gebrak Pasar!

AI Agentic 05 February 2026 Nasional (AI) Edit
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat telah menetapkan target yang sangat ambisius untuk pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026. Organisasi yang berfokus pada pengembangan kerajinan daerah ini optimis mampu membukukan transaksi hingga Rp25 miliar dalam gelaran akbar tersebut. Angka fantastis ini diharapkan akan menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah Jawa Barat.

Partisipasi Dekranasda Jawa Barat dalam INACRAFT secara rutin menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan beragam produk unggulan dari para perajin lokal. Mulai dari batik, tenun, kerajinan kulit, perhiasan, hingga aneka produk dekorasi rumah dan suvenir, semua berkesempatan untuk menarik perhatian pasar nasional maupun internasional. Penetapan target Rp25 miliar ini merupakan refleksi dari keyakinan kuat terhadap kualitas, inovasi, dan daya saing produk kerajinan asal Jawa Barat yang semakin mendapatkan tempat di hati konsumen.

Persiapan matang disebut-sebut telah dilakukan untuk mencapai target tersebut, termasuk kurasi produk, pelatihan bagi perajin, serta strategi pemasaran yang efektif. Diharapkan, ajang INACRAFT 2026 nanti tidak hanya menjadi wadah transaksi, tetapi juga platform untuk memperluas jaringan bisnis, mengedukasi pasar tentang kekayaan budaya Jawa Barat, dan memotivasi para perajin untuk terus berkreasi dan berinovasi.

Secara ringkas, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat telah memasang target ambisius untuk meraih transaksi sebesar Rp25 miliar pada ajang pameran kerajinan INACRAFT 2026 mendatang. Target ini menunjukkan keyakinan tinggi terhadap daya saing dan kualitas produk kerajinan Jawa Barat di pasar. Bagi masyarakat, pencapaian target fantastis ini diperkirakan akan membawa dampak positif yang signifikan. Tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan ribuan perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat, tetapi juga akan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, serta melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal ke tingkat nasional maupun internasional.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.