Mesin Ekonomi Global Melambat, Kapolri Ungkap Indonesia 'Jauh Lebih Baik': Ini Kunci Stabilitas RI!
Bantul – Di tengah guncangan gejolak global yang masih melanda dunia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kini berada dalam kondisi stabil dan jauh lebih baik. Pernyataan optimis ini disampaikan Kapolri saat berada di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu lalu.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi negara yang relatif stabil ini. Menurutnya, stabilitas tersebut tidak lepas dari kepiawaian Indonesia dalam memainkan peran aktif di kancah politik luar negeri, yakni politik bebas aktif. Indonesia, yang berpegang teguh pada prinsip non-blok, mampu menggunakan posisinya tersebut untuk menjaga kepentingan bangsa di tengah dinamika global yang kompleks. Ia menambahkan, peran Presiden dalam setiap kunjungan ke luar negeri selalu mengedepankan politik bebas aktif demi kedaulatan dan keamanan negara.
Kapolri juga menyoroti bahwa kerja keras seluruh elemen bangsa menjadi pondasi utama terjaganya stabilitas di tengah ketidakpastian global. Ia membandingkan kondisi ekonomi global yang stagnan, bahkan mengalami penurunan hingga 2,6 persen, dengan tingkat inflasi global yang masih tinggi. Namun, Indonesia justru menunjukkan capaian ekonomi yang menggembirakan.
Data menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada di angka 5,11 persen. Selain itu, investasi dari luar negeri terus mengalir masuk ke tanah air. Berdasarkan laporan Kementerian Investasi, inflasi di dalam negeri juga terjaga dengan baik pada kisaran 3,55 persen. Bahkan, Indonesia masih mencatatkan surplus neraca perdagangan, yang secara tidak langsung memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor. Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, semua capaian ini hanya bisa terwujud berkat kesadaran kolektif akan pentingnya persatuan dan kesatuan, serta semangat kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Tanpa itu, gejolak global dapat dengan mudah merembet ke dalam negeri.
Pernyataan Kapolri ini merangkum gambaran bahwa Indonesia berhasil menjaga stabilitas nasional dan ketahanan ekonomi di tengah badai gejolak global, berkat kebijakan politik luar negeri yang aktif dan fondasi ekonomi yang kuat. Kepala Kepolisian menyoroti pertumbuhan ekonomi domestik yang mencapai 5,11 persen, terkendalinya inflasi di angka 3,55 persen, serta masuknya investasi asing sebagai indikator positif. Semua ini ditopang oleh prinsip politik bebas aktif dan semangat persatuan seluruh elemen bangsa. Bagi masyarakat, kondisi ini membawa dampak positif berupa rasa aman dan optimisme terhadap masa depan. Stabilitas ini menjadi landasan penting bagi kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan, sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap gejolak eksternal. Dorongan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan yang disampaikan Kapolri juga mengingatkan bahwa ketahanan bangsa adalah tanggung jawab kolektif.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.