Banjarmasin – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, melalui Integrated Terminal (IT) Banjarmasin, dengan sigap menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Pesayangan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis. Sebanyak 70 paket sembako disalurkan untuk membantu 70 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari masyarakat, santri, dan pengasuh pondok pesantren di wilayah tersebut, yang permukimannya terendam banjir.
Bantuan ini datang di tengah kondisi Desa Pesayangan yang memprihatinkan, di mana sekitar 300 KK atau 800 jiwa dilaporkan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari akibat genangan air yang merendam permukiman dan fasilitas umum, termasuk asrama pondok pesantren. Integrated Terminal Manager Banjarmasin, Suryandri Dwi Kusuma, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah banjir yang dialami warga Desa Pesayangan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina berupaya hadir membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok di masa darurat,” jelas Suryandri. Paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, telur, dan mi instan tersebut disalurkan melalui perwakilan warga dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.
Apresiasi atas bantuan ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Pesayangan, Zainuddin, yang menyebut bantuan tersebut sangat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi banjir. Menanggapi situasi ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menekankan komitmen berkelanjutan perusahaan. Menurutnya, Pertamina tidak hanya berfokus pada keandalan distribusi energi, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi sulit dan dalam proses pemulihan pascabencana.
Sumber:
Baca Selengkapnya