Hangatkan Hati Penyintas: Sapi Bantuan Presiden Hadirkan Semangat Meugang di Aceh Tengah Jelang Ramadan
ACEH TENGAH – Momen sakral tradisi Meugang menjelang Ramadan kini dapat kembali dirasakan oleh para penyintas bencana di Aceh Tengah. Sapi bantuan Presiden telah tiba dan disembelih, membawa semangat kebersamaan di tengah upaya pemulihan pascabencana.
Di Kampung Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, pada hari Rabu, warga terlihat antusias melakukan penyembelihan sapi. Hewan ternak dengan bobot antara 90 hingga 100 kilogram ini akan diolah untuk meramaikan tradisi Meugang, sebuah ritual penting yang menandai datangnya bulan suci Ramadan.
Anshar, salah seorang warga penerima bantuan, mengungkapkan kegembiraannya bahwa daging tersebut akan segera dimasak di rumahnya. "Saya sudah menyiapkan bumbu-bumbunya," kata Anshar, menjelaskan bahwa di sana tradisi Meugang umumnya dilakukan dengan setiap keluarga memasak dagingnya sendiri.
Meugang adalah warisan budaya yang sudah lestari sejak era Kesultanan Aceh Darussalam pada tahun 1607. Tradisi ini melibatkan kegiatan memasak dan menikmati daging bersama sebelum perayaan besar seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, dengan daging sapi atau kambing sebagai pilihan utama. Nilai historis dan kultural Meugang sangat diakui, bahkan telah ditetapkan sebagai warisan tak benda oleh UNESCO sejak tahun 2016.
Kepala Desa Toweren Uken, Sirwan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas bantuan yang dianggap sangat berarti ini. Menurut Sirwan, di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang pascabencana, kehadiran sapi bantuan Presiden ini sangat membantu mereka untuk tetap melestarikan tradisi Meugang. "Daging ini nantinya akan kami bagikan kepada setiap Kepala Keluarga (KK) di Kampung Toweren," jelasnya, menegaskan bahwa bantuan tersebut telah meringankan beban warga.
Sebelumnya, Pemerintah Aceh memang telah mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mentransfer dana bantuan untuk pembelian sapi tradisi Meugang. Bantuan ini khusus ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana di seluruh Aceh dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp72,7 miliar.
Secara spesifik, dana sebesar Rp72.750.000.000 disalurkan melalui mekanisme transfer langsung dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 pemerintah kabupaten/kota di Aceh pada hari Selasa (10/2). Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan dan semangat kebersamaan bagi masyarakat Aceh, khususnya mereka yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.
Penyaluran sapi bantuan Presiden untuk tradisi Meugang di Aceh Tengah menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana menjelang Ramadan. Bantuan senilai lebih dari Rp72,7 miliar yang ditransfer langsung ke pemerintah daerah ini memastikan para penyintas di Kampung Toweren Uken dan wilayah lain dapat melaksanakan tradisi budaya Meugang, yakni memasak dan menikmati daging bersama yang telah menjadi warisan tak benda UNESCO. Dampak dari bantuan ini sangat signifikan; tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat yang masih berjuang pascabencana dengan menyediakan kebutuhan pangan penting, tetapi juga turut menjaga kelestarian tradisi leluhur serta membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan harapan di tengah kondisi sulit, sehingga masyarakat bisa menyambut Ramadan dengan lebih khusyuk dan penuh sukacita.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.